Di suatu sore yang telah berlalu, saya diajak berdiskusi oleh salah satu teman saya. Kami berdiskusi panjang lebar masalah agresi israel ini. Banyak sekali pertanyaan dan pola pikir yang menarik yang sebenarnya saya ingin bagi dengan teman-teman semua. Tapi, saya akan mulai dengan yang ini saja. Apakah ini perang agama atau bukan? Bukankah ini suatu perang kemanusiaan? Bukan perang agama (?).
Kalau saya ditanya apakah ini perang agama atau bukan? Maka saya jawab ya. Eit.. tapi jangan pendek berfikir dulu. Kalau ditanya ini masalah kemanusiaan atau bukan, maka saya akan menjawab ya juga, ini masalah kemanusiaan. Karena jelas-jelas agresi yang dilakukan israel sudah menghinadinakan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Ternyata, ada orang-orang yang tidak setuju atau bahkan miris kalau ini dikatakan perang agama. Apa pola pikir mereka? [kalo untuk yang ini, lebih baik kalian tanya saja langsung sama orang yang berpikiran demikian ya... aku gak tau.. dan gak ambil pusing untuk pertanyaan yang satu ini].
Ada juga jawaban yang sangat menarik dari pertanyaan apakah ini perang agama atau bukan? Ini jawaban dari teman saya sebenarnya. Katanya, “Ini perang 2 negara agama”. Ya, negara yang masing-masing berlandaskan atas suatu agama. Israel di Yahudi, dan Palestina di Islam.
Oh ya.. di awal aku seanggapan bahwa ini pun masuk ke perang agama. Kenapa? Karena bagi saya, seorang muslim. Di saat saudara lain seakidah ditindas dan bahkan diperangi, maka wajib bagi kita menolong mereka (tentunya dengan kadar yang baik). Ini sudah FINAL bagi saya. Bila ada seorang muslim dia membela saudaranya di sana tidak karena akidahnya.. maka menurut saya ini sangat disayangkan sekali. Bagi saya, seorang Dokter yang muslim di saat menolong ke Palestina dengan tujuan Jihad, lalu dia tewas [diserang] di saat menolong korban, maka insya4WI title syahid akan didapatkannya. Tapi bila motivasinya hanya dari sisi kemanusiaan saja, maka itu sangat disayangkan.
Itu pendapat saya. Sebenarnya ingin dijelaskan lebih panjang lagi. Hanya saja sayang, waktunya sudah semakin sore. Saya harus pergi dulu. Insya4WI nanti diteruskan lagi [mungkin juga diteruskan lewat post yang lain, he he he]. Kalau ada yang berbeda pendapat silakan saja. Saya pribadi sih gak terlalu mengambil pusing apalagi berlama-lama memperdebatkan pertanyaan ini. Yang penting adalah aktualisasi dari itu semua. Yaitu bantuan konkret [termasuk berdo'a tentunya]